Belajar Usaha Dari Umur Muda

Belajar Usaha Dari Umur Muda

Born with a silver spoon in her mouth ialah frasa yang pas untuk memvisualisasikan dalam Belajar Usaha Umur Muda dalam kehidupan seorang Valencia Tanoesoedibjo. Tetapi hal tersebut ikut membuat sebagai role mode usaha umur muda.

Tercipta sebagai anak ke-2 dari 5 bersaudara buah kesayangan pasangan konglomerat Hary dan Liliana Tanoesoedibjo, Valencia dapat disebut jalani kehidupan yang banyak diharapkan oleh manusia di Bumi ini.

Ingin Sukses? Yok Belajar Usaha Umur Muda Ala-ala Valencia Tanoesoedibjo

Di umurnya yang 27 tahun, Valen -sebagaimana ia disapa- telah dengan status sebagai Direktur MNC Studios International semenjak 8 Mei 2018. Tidak ingin cuman nampak sukses di perusahaan punya Ayahnya, Valen juga meningkatkan diri jalani beberapa usaha.

Baca Juga: Belajar Mentalitas Usaha Jack Ma

Walau sedikit banyak keberhasilan usaha umur muda yang dicapai Valen karena privilege dari orangtuanya, tapi Valen bukan figur pelaku bisnis yang tidak usaha.

Wanita elok berdarah Tionghoa ini bahkan juga memperlihatkan jika dianya sanggup mengambil langkah semakin besar di dunia usaha, tak perlu tergantung selama-lamanya melalui nama Tanoesoedibjo yang membuat figurnya spesial.

Bahkan juga saat interviu yang ia kerjakan di vlog punya pembawa acara dan konten creator Boy William, Valen secara jujur mengaku jika nama besar orangtuanya kadang jadi karunia sekalian beban.

Walau serba berkecukupan semenjak lahir, Valen teruslah berusaha hingga kemudian mempunyai beberapa usaha sendiri. Bisnis-bisnis umur muda yang ia kerjakan lalu membuat Valen pas jadi ide milenial dan angkatan Z.

5 Usaha yang Dipunyai Valencia Tanoesoedibjo

Mempunyai Ayah yang ialah CEO MNC Grup dan Ibu sebagai Komisaris RCTI sekalian pendiri Miss Indonesia, jadikan Valen tumbuh sebagai wanita berpendidikan. Raih gelar Master of Arts dari Kampus Tehnologi Sydney, mode nampaknya jadi daya magnet seorang Valencia.

Tidaklah aneh jika memang beberapa usaha yang ia punyai beroperasi di sektor mode sampai perhiasan. Tetapi bukan hanya itu, minimal ada lima baris usaha yang ditekuni oleh Valen dan tentu saja dapat membuat Anda di inspirasi:

1. The F Thing

Layaknya seperti bisnis-bisnis anak muda yang lain yang konsentrasi dalam soal mode, hal sama nampaknya diputuskan oleh Valencia.

Lakukan rebranding pada Merek Toko pada tahun 2017, Valen ajak beberapa partnernya yang sama mencintai dunia mode tergabung di The F Thing.

Yang unik, The F Thing memadankan elemen tradisionil dan kekinian di bagian mode. The F Thing yang jual produknya di basis e-commerce ini sediakan content lifestyle yang pas untuk kelompok muda.

2. Clemence Ellery Fine Jewelry

Tercipta pada tahun 1993, Valen masih masuk kelompok milenial muda. Tetapi bukan maknanya dianya belum pahami benar kepentingan investasi.

Dan layaknya seperti wanita yang demikian mencintai perhiasan, Valen pilih poin ini sebagai salah satunya baris usahanya. Lewat Clemence Ellery Fine Jewelry, Valen tawarkan perhiasan-perhiasan bermutu yang tidak cuman percantik performa, tetapi juga investasi periode panjang.

Beberapa produk Clemence Ellery Fine Jewelry sendiri dijajakan melalui sosial media seperti Instagram dan web. Ini pasti sesuai ide digital pemasaran yang sedang diperlukan warga saat ini.

Tetapi bila pengin bertandang ke toko resminya, Clemence Ellery Fine Jewelry dapat diketemukan di One Pasific Place.

3. Woolloomooloo Coffee

Sektor apa kecuali mode yang paling pas sebagai usaha umur muda dan punyai kesempatan omzet besar? Pas, jawabnya ialah coffee shop.

Tidaklah aneh jika pada akhirnya usaha opsi banyak milenial dan angkatan Z ini ditekuni oleh Valen. Melalui nama Woolloomooloo Coffee, CEO PT Produser Pangan Asia ini mulai coba keberuntungan di industri beverages.

Dikutip Perhatikan, argumen paling besar mengapa Valencia membangun Woolloomooloo Coffee ialah karena dianya senang minum kopi.

Dapat diketemukan di MNC News Center, Woolloomooloo Coffee ialah bukti jika gagasan yang luar biasa dapat dilakukan dengan pas melalui usaha, dan tentu saja manfaatkan privilege secara tepat.

4. Legiteamate

Tidak hanya stop di The F Thing, Valen meningkatkan merek mode yang khusus untuk anak muda melalui Legiteamate.

Berlainan dengan The F Thing yang konsentrasi memadankan mode tradisionil dan kekinian dalam ide content lifestyle, Legiteamate ke arah pada usaha kaos berpenampilan anak muda yang bermutu.

Tidaklah aneh jika beberapa produk Legiteamate memang dikuasai monokrom yang menjadi bintang angkatan muda. Dibuat berbahan katun bermutu, kaos-kaos Legiteamate dibandrol pada harga Rp400 beberapa ribu.

Walau kemungkinan tambah mahal dibanding kaos biasanya, produk Legiteamate terang tidak disangsikan kembali dan cukup premium.

5. Lovo Clothing

Nah, usaha umur muda paling akhir yang ditekuni oleh Valencia masih berawal dari bidang mode. Namanya Lovo Clothing, kesempatan ini Valen konsentrasi sediakan produk khusus baju wanita.

Ditolong oleh teman dekatnya yang namanya Lysia Jessica, Lovo Clothing dipandang seperti salah satunya merek yang selalu mendatangkan koleksi update dan seperti trend mode. Dengan gabungan warna yang dicintai wanita, koleksi Lovo Clothing juga sayang dilewati.

Rahasia dan Panduan Sukses Usaha Umur Muda Ala-ala Valencia Tanoesoedibjo

Pasti menyaksikan perolehan usaha umur muda yang direngkuh oleh Valen, membuat beberapa orang di inspirasi. Namun masih ada nada-nada minor yang mengatakan jika semua keberhasilan Valen tidak terlepas dari hak spesial yang ia peroleh, saat tercipta sebagai keluarga Tanoesoedibjo.

Menyikapi ini, Valen juga sempat berkata ke Boy William dalam vlog yang diupload di Youtube itu.

“Jadi anak konglomerat serba salah. Jika kita sukses ada yang ngomong karena karena orang-tua. Tetapi jika kita tidak berhasil dan tidak lakukan apa-apa, itu sebab tidak dapat menghargakan jerih payah orang-tua.”

Walau sebenarnya bila menyaksikan beberapa usaha yang ia tekuni, Valen lakukan bermacam usaha dalam memperbesar bisnis-bisnis baru, tanpa mengikutsertakan ke-2 orangtuanya.

Sama seperti yang telah disebut awalnya, perolehan Valen ini ialah bukti jika usaha keras, semangat tidak mudah menyerah dan privilege bersatu hingga membuat benar-benar inspiratif pemilik usaha umur muda.

Pelajaran Yang Bisa Di Ambil Dari Valencia Tanoesoedibjo

Berikut sejumlah hal dalam Belajar Usaha Umur Muda yang dapat diambil dan didalami dari Valencia Tanoesoedibjo, bila Anda pengin menekuni dunia usaha:

  • Berbagai usaha yang ditekuni Valen ialah bukti jika hal yang dicintai menjadi kebun pendapatan saat diatur secara serius. Dianya benar-benar mencintai mode dan minum kopi, hingga jadikan ke-2 hal tersebut sebagai bidang usaha yang ditekuni
  • Khusus untuk usaha kopi, Valen cukup cermat dalam menyaksikan kesempatan usaha yang sedang hits. Ini pasti dapat Anda kerjakan secara memperhatikan beberapa hal yang lagi digemari warga, hingga bisa membuatnya sebagai kesempatan usaha menggiurkan
  • Dari beberapa usaha yang dipunyai Valen, dianya membawa serta teman dekatnya. Anda pasti dapat mengikut tapak jejaknya dengan menggandeng rekanan kongkow agar jalinan yang terikat bukan sekedar hanya persahabatan, tetapi bisa saja ikatan profesional atas nama usaha
  • Media sosial memang jadi opsi terhebat untuk mempromokan usaha. Sekalinya dianya ialah anak konglomerat, Valen manfaatkan benar sosial media dalam branding usaha yang ia punyai supaya mempunyai market share semakin luas melalui beberapa content bermutu
  • Dilansir Sindonews, Valen mengatakan jika menjadi seorang pengusaha, kuncinya ialah pada stabilitas. Khususnya di bagian mode, harus all out dalam membuat merek dan punyai kualitas stabil
  • Bagi Valen, belajar pada usaha ialah sebuah usaha yang perlu dilaksanakan selama setahun. Bahkan juga sebaiknya dengar dari pengalaman figur yang lebih sukses, untuk mendapatkan pengetahuan yang dapat diemplementasikan ke usaha kepunyaannya
  • Menggeluti usaha umur muda membuat Valen harus mempertaruhkan banyak hal untuk meraih titik sukses yang ia harapkan. Yup, Valen tidak ingin cuman jadi anak orang kaya yang tidur selalu, tetapi dianya pengin menjadi seorang pelaku bisnis muda yang telaten dan selalu berkembang
  • Pesaing untuk Valen bukan rintangan, sebab malah jadi argumen supaya dianya selalu bereksperimen dan mempersiapkan taktik baru dalam memulai usahanya